About This Blog

Rabu, 25 April 2012

Nanangkaan/gendong anak/patikan kebo (euphorbia hirta)

Orang tua kita pada jaman dulu sebelum puskesmas dan dokter bertebaran seperti saat ini, menggunakan getah tumbuhan ini untuk mengobati penyakit mata yang merah karena belekan atau glaukoma. Namun, khasiat tumbuhan ini tidak hanya terbatas itu saja. Patikan kebo mempunyai sifat anti inflamasi (anti radang), diuretic (peluruh kencing) dan anti pruritic (menghilangkan gatal).


Kandungan kimiawi yang sudah diketahui dari patikan kebo antara lain, taraxerol, friedlin, betha amyrin, betasitosterol, beta eufol, euforbol, triterpenoid, tirukalol, eufosterol, hentriacontane, flavonoid, tanin, elagic acid.

Tumbuhan itu tumbuh merayap di celah bebatuan atau tumbuh tegak di antara tumbuhan lainya. Tinggi tunbuhan itu mencapai kurang lebih 20 cm , tetapi yang sering kita dapatkan hanyalah satu jengkal.

Batangnya pendek berbuku - buku, daunya saling berhadapan, berbentuk bulat telur, bergerigi halus pada kedua sisinya, dan pada bagian tengahnya terdapat noda berwarna nila. Buah dan daunya terdapat pada ketiak   setiap tangkai daun terletak menopang di atas batang Tumbuhan itu berkembang biak melalui biji.

khasiatnya
Banyak orang menggunakan untuk ramuan obat, seperti daunya yang telah kita cuci, dan ditumbuk halus dapat kita gunakan untuk mengobati luka tersayat pada kulit atau dapat mempercepat masaknyapenyakit bisul, dengan cara menempelkan tumbuhan nanagkaan pada mata bisul, sehingga cepat pecah.
Ramuan tanaman ini yang telah di cuci bersih lalu digodog, air rebusanya setelah di saring dapat kita minum sebagai obat asma atau bronkhitis. Dan jika kita terkena penyakit radang mata, tetesan getah tumbuhan ini dapat kita gunakan sebagai obat tetes mata.

beberapa penyakit yang bisa di obati dengan Nanagkaan/Gendong Anak/Patikan Kebo adalah:


Disentri. Patikan kebo 15 - 24 gram ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enau (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 gram, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Ramuan:lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 gram ditambah air secukupnya., setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari.

Abses payudara. Patikan kebo segar 60 gram ditambah 120 gram tahu putih, di tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30 - 150 gram direbus dengan air secukupnya, 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 gr ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3-5 hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9gram atau segar 30 - 60 gram, rebus, minum.

Radang tenggorok. (TB88). Daun secukupnya, disedu dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2 - 3 gelas air mendidih, disaring dandiminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak. Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3 - 5 gelas air mendidih, diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

0 komentar:

Poskan Komentar